Tampilkan postingan dengan label Puasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puasa. Tampilkan semua postingan

Syarat – Syarat Puasa Ramadhan

Syarat – syarat puasa Ramadhan ada dua yaitu:
1. Syarat – syarat wajibnya puasa
Syarat wajibnya puasa yaitu hal – hal yang membuat seseorang wajib untuk berpuasa Ramadhan.
2. Syarat – syarat sah-nya puasa
Syarat sah-nya puasa yaitu hal – hal yang membuat puasa yang dilakukan oleh seseorang diterima (sah).

Syarat – Syarat Wajibnya Puasa

1. Islam

Puasa adalah ibadah, maka tidak diseru untuk mengerjakannya kecuali orang muslim. Adapun orang kafir tidak diseru untuk mengerjakannya karena kondisi kekafirannya. Apabila orang kafir tersebut masuk Islam, maka ia juga tidak perlu untuk mengqadha' (mengganti) puasa selama ia masih kafir.

Masuknya Bulan Ramadhan

Tidak wajib puasa Ramadhan kecuali telah pasti masuk waktu bulan Ramadhan. Bulan ramadhan merupakan salah satu bulan dari penanggalan Qamariyah. Maka telah pastinya masuk waktu bulan Ramadhan adalah dengan salah satu dari dua metode berikut ini:
1. Rukyatul Hilal.
2. Menggenapkan bulan Sya'ban menjadi 30 hari.

Rukyatul Hilal

Rukyatul hilal bulan Ramadhan dilakukan pada malam ke 30 pada bulan Sya'ban (tanggal 29 Sya'ban). Apabila ada satu orang laki – laki yang adil ataupun banyak orang yang menyaksikan bahwa hilal telah terlihat pada malam itu maka bulan Ramadhan telah masuk. Sehingga bulan Sya'ban tetap 29 hari dan keesokan paginya puasa Ramadhan dimulai.

Puasa Ramadhan

Pengertian puasa secara bahasa adalah menahan dari segala sesuatu.
Pengertian puasa secara syar'i adalah menahan diri dari hal – hal yang membatalkan puasa (yaitu makan, minum, berjima') dimulai dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari.

Disyariatkannya Puasa Ramadhan

Allah subhanahu wa ta'ala mewajibkan seluruh kaum muslimin untuk berpuasa di bulan Ramadhan. Allah subhanahu wa ta'ala berfirman: